Sekolah Lapang PM-AAS Perkuat Kapasitas Petani di Merauke
Merauke, 24–26 Juli 2026 — Kementerian Pertanian melalui BRMP Papua Selatan melaksanakan Sekolah Lapang Pertanian Modern – Advanced Agricultural System (PM-AAS) di tiga lokasi, yaitu Kampung Waninggap Kai, Muramsari, dan Candra Jaya. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kapasitas petani melalui pendampingan, inovasi, serta praktik langsung di lapangan.
Kegiatan Sekolah Lapang dihadiri dan dipimpin oleh Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Sekolah Lapang menjadi sarana penting untuk mempertemukan pengetahuan dan praktik langsung di lapangan. Petani tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga dapat melihat dan mempraktikkan secara langsung penerapan teknologi serta metode pertanian modern.
Menurutnya, penerapan PM-AAS perlu didukung dengan peningkatan kapasitas petani dan pendampingan yang berkelanjutan. Melalui Sekolah Lapang, petani diharapkan semakin memahami cara mengelola usaha tani secara modern, mulai dari persiapan, budidaya, pemanfaatan teknologi, hingga pengelolaan pertanian yang lebih efektif dan efisien.
Pelaksanaan Sekolah Lapang di tiga lokasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan PM-AAS di Kabupaten Merauke. Interaksi langsung antara petani, penyuluh, dan pendamping diharapkan dapat mempercepat transfer inovasi serta mendorong penerapan teknologi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Pertanian bersama BRMP Papua Selatan terus mendorong terwujudnya petani yang semakin adaptif terhadap teknologi dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Bersama memperkuat pertanian modern menuju swasembada pangan di Papua Selatan.